Posted in produktifitas

7 Tips wawancara Kerja

Saat baru saja lulus kuliah, kamu pasti langsung berjuang bersama ribuan pencari kerja lainnya di bursa kerja yang penuh kompetisi agar bisa sesegera mungkin jadi mandiri. Berpuluh surat lamaranpun kamu kirimkan dengan harapan akan mendapat panggilan wawancara. ketika surat panggilan kamu terima, tentu saja kamu senang, namun setelah itu apa yang harus kamu lakukan untuk sukses diterima bekerja? Baca yuk 7 tips berikut ini.

1. Kumpulkan Pertanyaan

use-uk-web-hosting-comparison-when-searching-for-the-best-deals-online

Cari pertanyaan-pertanyaan yang sering digunakan saat wawancara. Kamu bisa bertanya kepada orang-orang yang sudah berpengalaman, atau kepada temanmu yang sudah diterima bekerja, atau bisa juga kamu cari di internet.

 

2. Berlatih di Depan Cermin

6d87ea0a44d1d7552cce3f7351218b30

Dengan berbicara di depan cermin, maka kamu bisa melihat penampilanmu ketika para pewawancara melihatmu. Jadi, kamu bisa melatih penampilan, bahasa tubuh dan senyum yang menjual.

 

3. Tepat waktu

time-is-money

Tepat waktu adalah salah satu karakteristik seseorang yang profesional dan bertanggung jawab. Coba bayangkan jika ketika wawancara, kamu bahkan sudah telat. Sepertinya apapun yang kamu berusaha lakukan, sudah tidak akan ada gunanya. Ayo datang lebih awal, lebih baik menunggu ditemani front desk daripada telat!

 

4. Berpakaian Profesional

couple

Wawancara hanya berlangsung dalam waktu yang sangat singkat. Oleh sebab itu, kesan pertama sangatlah penting. Pastikan penampilanmu rapih dan profesional. lebih baik over-dressed daripada under-dressed.

 

5. Pelajari Perusahaan/Pekerjaan yang Kamu Lamar

1-mit3mmplvr4qfjvmkcwqba

Pelajari bidang usaha perusahaanmu. Walaupun pekerjaan yang kamu lamar tidak menyangkut bisnis utama perusahaan, namun pengetahuan mengenai perusahaan yang akan mempekerjakanmu dapat membuat para pewawancaramu terkesan.

 

6. Sorot Kelebihanmu

interview-30e2ab47

Wawancara adalah saat dimana kamu harus menjual keahlian dan kelebihanmu. Soroti dan angkat semua kelebihan-kelebihanmu terutama yang dapat membantu pekerjaan yang sedang kamu lamar. Namun, jangan sekali-sekali berbohong. Jika ketahuan, kamu tentu saja tidak akan menjadi calon pekerja yang akan diperhitungkan.

 

7. Berbincang-Bincang

Business Colleagues Working Together ca. 2003

Cari celah agar dapat berbincang ringan dengan pewawancaramu. Usahakan untuk dapat menciptakan koneksi dengan pewawancaramu di awal wawancara. Kemudian, dengan perlahan ubah pembicaraan ke hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan.

Mungkin kamu melihat bahwa pewawancaramu memiliki hiasan klub sepakbola. Kalau kamu ikut klub sepakbola saat kuliah kamu bisa ceritakan kepadanya. Lalu dengan perlahan ceritakan tentang kuliahmu di universitas dan awal mengapa kamu tertarik untuk memiliki karier di pekerjaan yang sedang kamu lamar.

 

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs jadimandiri.org

Advertisements

Author:

Little universe in the big universe having a journey with other universes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s