Posted in Uncategorized

Gas Bumi Gratis Dukung Industri Hotel di Kota Gajah

Bandar Lampung akan mendapatkan berkah gas bumi di tahun 2017. Energi baik ini akan dialirkan secara cuma-cuma oleh PGN dengan 12 ribu sambungan gas bumi rumah tangga yang diberikan pemerintah secara gratis. Program ini merupakan perwujudan dari program PGN Sayang Ibu di kota gajah ini.

 

Gas bumi mengalir langsung dari pusatnya ke rumah warga, jadi tidak perlu takut akan kehabisan. Warga juga tidak perlu tempat penyimpanan gas. Sistemnya sama dengan air pam. Warga tidak perlu cari, selama instalasi terpasang, warga bisa terus dapatkan dan pakai gas bumi. Sama seperti air, warga juga bisa pakai dulu, baru bayar.

Harga gas bumi yang jauh lebih murah dibanding gas elpiji. Perbandingannya, jika warga memakai gas elpiji 3 kg 4 tabung habis Rp 80 ribu, maka gas bumi dengan pemakaian sama hanya bayar Rp 33.400. Begitu juga jika warga memakai gas elpiji ukuran 12 kg, jika harus bayar Rp 120 ribu, maka dengan gas bumi cukup bayar Rp 57.600.

 

Pihak PGN juga menggratiskan pemasangan 12 ribu sambungan gas bumi kepada masyarakat menengah ke bawah. Program pemasangan instalasi gratis ini merupakan program Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Mengenai keamanan pemakaian gas bumi dijelaskan, jika warga mencium bau gas, atau meteran berputar sendiri padahal gas tidak dipakai, warga cukup melakukan penutupan keran pipa saluran gas bumi di bagian luar dan dalam, buka jendela, jangan nyalakan api, turunkan listrik, dan hubungai pihak PGN.

Pasokan gas bumi juga sangat besar, sehingga belum akan habis. Baru-baru ini bahkan ditemukan cadangan gas bumi terbesar di dunia di Natuna. Cadangan gas itu bisa untuk puluhan tahun kedepan.

Hotel Batiqa di Jalan Jenderal Sudirman Bandar Lampung juga turut menikmati gas bumi PGN. Mereka sudah siap dengan segala instalasi gas bumi. Pipa berwarna kuning yang terhubung dengan dapur, mesin laundry, dan pengering seakan tak sabar dengan hadirnya gas bumi. General Manager Batiqa Hotel Lampung, Adhi Wahyu Prasetyo, menuturkan hotel di Jalan Jenderal Sudirman ini sudah membuat instalasi gas (pipa berwarna kuning) di hotelnya.

Kebutuhan gas di hotel mencapai 8% dari total pengeluaran bulanan hotel. Menurut dia, bila gas PGN sudah terpasang di hotelnya dengan harga kompetitif, bisa menurunkan room rate hotel. Saat ini hotel umumnya menggunakan tabung gas 50 kg dengan tinggi 160 cm, kalau ada gas PGN diharapkan tidak perlu lagi mengganti tabung yang merepotkan. Batiqa Hotel saat ini mengonsumsi gas untuk kebutuhan memasak restoran hotel dan laundry. Satu bulan pihaknya bisa menghabiskan 10 tabung gas atau 500 kg per bulan.

Selain itu, setiap tabungnya ada 3 kg gas yang tidak bisa naik atau tidak terpakai, artinya ada 50 kg gas yang terbuang di tabung tiap bulan kalau dalam satu bulan ada 10 pemakaian tabung. Pemakaian gas tabung dirasa repot karena harus ganti-ganti tabung. Sedangkan PGN hanya tinggal pakai dan memiliki meteran pengukurnya. Kalau gas habis di malam hari tidak mengapa nantinya karena pasokan gas tidak terputus.

 

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi

 

Advertisements

Author:

Little universe in the big universe having a journey with other universes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s