Posted in PGN

Gas Bumi Murah Ramah Lingkungan untuk Ibu-ibu dan Ibu Bumi

Gas bumi murah yang dapat diakses oleh seluruh penduduk Indonesia adalah salah satu program prioritas nasional untuk swasembada energi baik. Diharapkan dengan berbagai upaya pemerintah, subsidi untuk energi dapat berkurang, penyediaan energi bersih dan murah dapat dilakukan dengan baik dan konversi minyak tanah ke gas bumi dapat dipercepat. Sebagai catatan, Indonesia merupakan negara ke 4 terbesar penghasil gas bumi di dunia. Cadangan gas bumi di Indonesia diperkirakan cukup untuk dipergunakan selama 60 tahun ke depan sedangkan untuk cadangan minyak bumi dengan besaran tingkat konsumsi minyak bumi saat ini, diperkirakan hanya mampu bertahan hingga 15 tahun ke depan.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Waryono Karno dalam sambutannya pada acara “Peresmian Pemanfaatan Jaringan Distribusi Gas Bumi Untuk Rumah Tangga Tahun 2010 dan Penandatangan Nota Kesepahaman Jaringan Distribusi Gas Bumi Untuk Rumah Tangga Tahun 2011 menyatakan bahwa investasi gas bumi PGN untuk satu kota kurang lebih Rp 50 milyar. Untuk tarif yang dikenakan kepada para pelanggan Waryono menambahkan, tarif yang dikenakan kepada pelanggan gas bumi rumah tangga hanya Rp 2000 M3 sehingga tidak akan membebani masyarakat.

Mulai tahun 2014 PGN juga meluncurkan Program PGN Sayang Ibu. Juru Bicara PGN Irwan Andri Atmanto menjelaskan, Program PGN Sayang Ibu merupakan bagian dari komitmen PGN untuk terus meningkatkan pemanfaatan gas bumi di berbagai wilayah di Indonesia. Melalui program ini diharapkan terjadi peningkatan jumlah pengguna gas bumi hingga mencapai satu juta rumah tangga. Bayangkan jika 1 juta rumah tangga bisa menggunakan gas bumi yang bersih, ramah lingkungan dan efisien ini. Dengan menggunakan gas bumi, masyarakat juga bisa mengurangi biaya subsidi yang harus dibayarkan pemerintah terhadap penggunaan elpiji ukuran 3 kg.

PGN juga sedang membangun proyek jaringan gas bumi untuk rumah tangga, baik yang dibangun dengan biaya sendiri melalui program PGN Sayang Ibu, maupun penugasan dari Kementerian ESDM sebanyak untuk 49.000 rumah tangga, di Tarakan, Surabaya, dan Batam. Hingga saat ini PGN telah membangun dan mengoperasikan pipa gas bumi mencapai lebih dari 7.100 km. Jumlah ini setara 76 persen dari total pipa gas bumi nasional.

Besarnya komitmen PGN untuk pembangunan infrastruktur pipa gas bumi ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan penyerapan produksi gas nasional, serta menyebar luaskan energi baik gas bumi. Mulai dari 2016-2019, PGN menargetkan penambahan pipa gas sekitar 1.680 km dan 110.000 sambungan gas bumi rumah tangga.

 

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi

Advertisements

Author:

Little universe in the big universe having a journey with other universes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s