Posted in PGN

Waterworld di Bumi Bukanlah Hal yang Mustahil

Di era modern ini, dimana pembangunan dan perkembangan teknologi berkembang begitu cepat, ibu bumi seperti ditinggalkan. Hilang di dalam bayang-bayang kemajuan pembangunan. Jika tidak hati-hati, bumi kita yang indah mungkin saja dapat berakhir seperti film Waterworld.

Dunia di dalam film Waterworld adalah sebuah apocalyptic world dimana ketamakan manusia telah membuat dunia menjadi lautan air. Tak ada lagi gunung-gunung indah, tak nampak lagi padang rumput yang menghampar luas, tak terlihat lagi lembah-lembah hijau dan hutan-hutan lebat yang menghiasi bumi. Yang ada hanya hamparan air kemanapun mata memandang. Tanpa tanah, tak ada lahan yang dapat digarap untuk ladang-ladang pakan. Tanpa daratan, tak ada lagi tempat bagi hewan ternak untuk merumput. Tanpa sepetak lahan, tak bisa lagi manusia menapakkan kaki dan membangun rumah di atasnya.

Tanahpun menjadi sangat mahal. Begitu mahalnya sehingga tanah menjadi mata uang. Mengapa? karena hanya dengan tanahlah tumbuhan bisa hidup. Tanah menjadi persoalan hidup dan mati. Diperebutkan mati-matian dengan nyawa sebagai taruhannya.  Film kemudian berkembang ketika tedapat legenda adanya daratan kering di suatu tempat entah berantah, dan, petanya berada pada punggung seorang anak. Heroin film ini, yang dibintangi oleh Kevin Costner mati-matian melaju dengan waktu dan memerangi kawanan berandalan dan penjahat yang berniat untuk merebut anak tersebut dan memonopoli tanah harapan tersebut. Sungguh bukan cerita yang menyenangkan. Apalagi jika benar-benar terjadi di bumi tercinta kita.

Permukaan Air Laut Dunia saat ini sudah naik sekitar 10 sampai 20 sentimeter. Selama beberapa abad ini, bakan bakar fosil dan pelepasan gas alam serta aktifitas manusia dan makhluk hidup telah melepaskan sejumlah gas penahan panas di lapisan atmosfer bumi. Emisi-emisi ini telah menyebabkan temperatur permukaan bumi naik, dan lautan menyerap sekitar 80 persen peningkatan panas tersebut. Akibatnya gunung es di lautan mencair dan permukaan air laut meningkat. Mengingatkan kita akan film Waterworld?

Sejatinya, manusia dan makhluk hidup selalu berkiblat ke arah pelestarian bumi. Kita hidup di dalamnya, bergantung padanya dan tak akan dapat hidup tanpanya. Seungguh suatu kesombongan dan kebodohan jika kita tidak merawat bumi. Kita tentu ingin melihat anak cucu kita dapat berlari di hamparan tanah luas. Ayo mulai melestarikan bumi.

 

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si Nergi

Advertisements

Author:

Little universe in the big universe having a journey with other universes.

One thought on “Waterworld di Bumi Bukanlah Hal yang Mustahil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s