Posted in Uncategorized

Gas Bumi untuk Anak-anak Tambak Lorok

PT Kalimantan Jawa Gas (KJG) Semarang yang merupakan anak usaha PT Perusahaan Gas Negara (PGN)  telah menyelesaikan infrastruktur pipa gas bumi dari Lapangan Gas Kepodang di Laut Utara Jawa sampai Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tambak Lorok, Semarang. Pipa ini dibangun untuk penyaluran gas bumi lintas laut dan ditanam di dasar laut dengan panjang lebih dari 200 km dan berdiameter 14 inch. Voume gas yang dipasok PGN melalui KJG tersebut sesuai dengan total kebutuhan dari kapasitas pembangkit sebesar 880 MW. Sampai saat ini, PGN telah menyalurkan sekitar 104 MMSCFD (juta kaki kubik per hari) sampai 116 MMSCFD.

 

Anak-anak Tambak Lorok

 

Proyek Infrastruktur Gas Bumi Terintegrasi Jawa Tengah merupakan momentum penting untuk mempercepat  program konversi energi dari BBM ke Gas bumi. Konversi energi dari BBM ke gas bumi memang energi hemat dan melimpah di Indonesia. Contohnya, pada 2015, PGN menyalurkan gas bumi mencapai 1.591 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Dari penyaluran gas bumi PGN kepada pelanggan tersebut, menciptakan penghematan nasional sebesar Rp 88,03 triliun per tahun. Penghematan ini didapat karena pengalihan pelanggan menggunakan bahan bakar gas bumi. Proyek Tambak Lorok merupakan salah satu upaya program konversi energi yang memiliki potensi sangat baik untuk penghematan energi.

Proyek di Tambak Lorok sendiri telah dimulai sejak 2014 lalu. Pada tanggal 14 Maret 2014, Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono meletakkan batu pertama pembangunan proyek Infrastruktur Gas Bumi Terintegrasi Jawa Tengah. pembangunan proyek infrastruktur gas bumi terintegrasi di Jawa Tengah ini merupakan momentum penting untuk mempercepat  program konversi energi dari BBM ke Gas bumi.

Persero lain juga melirik potensi konversi dari BBM ke gas bumi. PT ANTAM (Persero) telah menunjuk PGN LNG Indonesia, anak usaha PGN (Persero), untuk menyediakan gas bumi hasil regasifikasi sebagai bahan bakar pembangkit listrik guna keperluan pengolahan feronikel di pabrik feronikel Pomalaa. Penggunaan bahan bakar gas ini akan semakin menurunkan biaya produksi feronikel ANTAM yang saat ini sudah berada dalam posisi kuartil pertama produsen feronikel berbiaya rendah secara global. Penggunaan gas, kami akan dapat lebih menurunkan biaya produksi feronikel sehingga menjadikan ANTAM menjadi lebih kompetitif serta menghasilkan imbal hasil yang lebih tinggi dari lini usaha nikel. Konversi ini penting bagi ANTAM karena saat ini ANTAM mengoperasikan 8x17MW Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang berteknologi dual fired yang menggunakan BBM sebagai sumber energi listrik.

Gas bumi memang disinyalir sebagai primadona energi baik di Indonesia dan dunia. Dengan buangan yang lebih sedikit dari bahan bakar fosil lain, juga persediaannya yang melimpah di dunia, terutama Indonesia sebagai penghasil gas bumi ke 4 terbesar di dunia, tidak heran proyek-proyek konversi ini memiliki potensi sangat besar. Diharapkan, infrastruktur gas bumi PGN di tambak Lorok ini dapat mengakselerasi konversi energi BBM ke gas bumi, agar kemakmuran Indonesia makin meningkat, dan anak-anak tambak lorok dapat ikut menikmati manfaatnya.

 

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi

 

Advertisements

Author:

Little universe in the big universe having a journey with other universes.

One thought on “Gas Bumi untuk Anak-anak Tambak Lorok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s