Posted in Uncategorized

Energi Alternatif Dengan Bioenergi Sederhana

Bioenergi adalah energi terbarukan yang didapatkan dari sumber biologis, umumnya biomassa dan dapat digunakan sebagai energi alternatif. Biomassa adalah bahan organik yang berasal dari organisme yang belum lama mati (dibandingkan dengan bahan bakar fosil) dan menyimpan energi cahaya matahari dalam bentuk energi kimia. Sumber-sumber biomassa yang paling umum digunakan adalah bahan bakar kayu, limbah dan alkohol. Indonesia kaya akan potensi bioenergi yang dapat dimanfaatkan. Seperti untuk bahan bakar dalam bentuk cair (biodiesel, bioethanol), gas (biogas), padat maupun sebagai listrik.

Hal ini disetujui oleh Direktur Program Energi TerbarukanDr Rudolf Rauch dari Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Indonesia, yang telah melakukan riset selama 10 tahun di Asia terkait energi. Dia mengatakan bahwa negara tropis seperti Indonesia tersedia pasokan biomassa sepanjang tahun.

Salah satu contohnya adalah dari industri kelapa sawit dimana terdapat surplus limbah biomassa dalam jumlah besar. Berdasarkan data yang ada, potensi bioenergi yang berasal dari limbah biomassa diperkirakan bisa mencapai 49.810 MW. Sebagai penghasil kelapa sawit terbesar di dunia, Indonesia mempunyai potensi untuk menjadi salah satu penghasil biodiesel terbesar juga di dunia.

Tanaman pangan juga dapat menjadi sumber energi alternatif. Analisis baru dari para peneliti Inggris menunjukkan tanaman pangan seperti jagung dan tebu dapat menghasilkan bahan bakar bio atau biofuel tradisional seperti bioetanol. Indonesia sebagai negara agraris memiliki potensi sangat besar untuk sumber energi alternatif ini.

 

Indonesia-pun tidak kalah menghasilkan peneliti-peneliti energi alternatif yang mumpuni. Penelitian Muhammad Fahmi dan Tatang Sasongko dari SMA Muhammadiyah Pakem Yogyakarta yang berjudul “Pemanfaatan Limbah Salak Pondoh Menjadi Bioetanol dan Pupuk Organik” terpilih menjadi 25 besar finalis kompetisi Toyota Eco Youth (TEY) 10. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah dari buah salak, mampu memberdayakan para petani salak, dan ikut berkontribusi dalam upaya mencari energi alternatif. Salak busuk atau salak sortiran terakhir yang selama ini dibuang begitu saja, semua hampir dapat dimanfaatkan dari kulit hingga bijinya. Sampai saat ini mereka sudah mulai melakukan proses pembuatan etanol dari buah salak seperti menggiling dan memfermentasi salak.

Lain lagi dengan tiga mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Malang yNG meneliti kemungkinan limbah rumah potong hewan AGAR dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi. Tiga mahasiswa itu, Rofian Henis Muslimah, Ilham Ardiansah dan M. Fahmi Fathony mengintegrasikan biogas dengan teknologi microbial fuel cell . Mahasiwa Teliti Limbah Rumah Potong Hewan Untuk Energi

Rumen atau struktur sistem pencernaan ternak umumnya menjadi limbah rumah potong hewan. Sistem kerja biogas dengan teknologi microbial fuel cell dikombinasikan. Caranya adalah dengan memanfaatkan bakteri anaerob, limbah rumen sebagai bahan baku untuk menghasilkan energi listrik. Sedangkan limbah dari proses energi listrik dimanfaatkan kembali menjadi pupuk. Hasilnya, penelitian yang berjudul bio electric revitalization biogas digester by enhancing with adding microbial fuel cell component as solution for waste integrated system in ruminant slaughterhouse disampaikan dalam International Engineering Student Conference (IESC) 2016. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Universitas Indonesia 19-20 Agustus 2016.

Air yang dihasilkan dari sampah atau biasa disebut air lindi ternyata juga dapat dimanfaatkan untuk hal yang berguna. Inovasi dan teknologi yang diajukan itu sendiri diberi nama sebagai Microbial Fuel Cell (MFCs) Double Chamber and Dual Function Based on Anaerobic Leachate Water Treatment. Penelitian ini dikembangkan oleh Hardiyanto pemenang lomba inovasi perwakilan Bapedda kota Malang dalam pemaparan Nominator Penghargaan Energi di Kementerian energi dan Sumber Daya Mineral tahun 2016.

Air lindi sendiri adalah suatu cairan yang dihasilkan dari pemaparan air hujan pada timbunan sampah. Air lindi membawa materi tersuspensi dan terlarut yang merupakan produk degradasi sampah. Komposisi air lindi dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti jenis sampah terdeposit, jumlah curah hujan di daerah TPA dan kondisi spesifik tempat pembuangan tersebut. Air lindi pada umumnya mengandung senyawa-senyawa organik (Hidrokarbon, Asam Humat, Sulfat, Tanat dan Galat) dan anorganik (Natrium, Kalium, Kalsium, Magnesium, Khlor, Sulfat, Fosfat, Fenol, Nitrogen dan senyawa logam berat) yang tinggi. Konsentrasi dari komponen-komponen tersebut dalam air lindi bisa mencapai 1000 sampai 5000 kali lebih tinggi dari pada konsentrasi dalam air tanah. Cairan pekat dari TPA yang berbahaya terhadap lingkungan itulah yang dikenal dengan istilah leacheat atau air lindi. Cairan ini berasal dari proses perkolasi/percampuran yang umumnya berasal dari air hujan yang masuk kedalam tumpukan sampah. Percampuran ini menyebabkan bahan-bahan terlarut dari sampah akan terekstraksi atau berbaur.

Untuk mengurangi kadar bahayanya, cairan ini harus diolah dari suatu unit pengolahan aerobik atau anaerobik sebelum dibuang ke lingkungan. Tingginya kadar COD dan ammonia pada air lindi bisa mencapai ribuan mg/L, sehingga pengolahan air lindi tidak boleh dilakukan sembarangan.

 

Melihat dari berbagai enelitian tersebut, Indonesia memang memiliki begitu banyak potensi untuk energi alternatif. Hampir semua segi kehidupan dan alam Indonesia dapat dimanfaatkan untuk energi ramah lingkungan ini.Tidak salah jika kita dapat lebih memberikan perhatian terhadap teknologi ini, sekaligus lebih mawas lingkungan untuk dapat melakukan praktek-praktek ramah lingkungan untuk hidup keseharian kita.

 

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi.

Advertisements

Author:

Little universe in the big universe having a journey with other universes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s