Posted in Uncategorized

Terminal Ultimate 3: menjawab kebutuhan Bandara Internasional berteknologi canggih dengan estetika tinggi #T3CGK

Terminal 3 baru Soekarno Hatta yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II (Persero) kini sudah berada dalam tahap akhir penyelesaian dan sebentar lagi akan melakukan Opening. Terminal 3 Ultimate ini memiliki panjang sekitar 2,4 kilometer (km) dan luas bangunan‎ 422.804‎ m2 dan nantinya setelah sudah dibuka dan beroperasi akan meningkatkan kapasitas Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Cengkareng, Tangerang, Banten.

Bandara ini menjawab kebutuhan Indonesia akan bandara dengan estetika dan teknologi tinggi. Hal ini sesuai dengan kondisi Indonesia yang merupakan negara besar dengan populasi ke 5 terbesar di dunia dan potensi pariwisata serta ekonomi yang sangat besar. Tidak heran jika Indonesia semakin hari semakin menjadi tujuan wisata maupun bisnis bagi masyarakat dunia. Reputasi yang tinggi tentu saja membutuhkan imaji yang sesuai dengan reputasi Indonesia. Bandara internasional Indonesia selain menjalankan fungsinya, juga merupakan perwakilan awal atau gerbang dari nama baik dan reputasi Indonesia. Tentu saja terdapat kebutuhan yang tinggi untuk menyediakan bandara internasional yang nyaman, indah dan canggih.

Sesuai dengan pernyataan Budi Karya Sumadi, Dirut AP 2, “Kita punya mimpi dan ini (TU3 CGK) akan menjadi gerbang baru Indonesia dan bisa menjadi persaingan dengan negara lain.” maka terminal ini  diharapkan dapat dibandingkan bahkan menyaingi Bandara Internasional Changi di Singapura. Berbagai pembaharuan dan peningkatan untuk memaksimalkan fungsi serta estetika bandara-pun dilakukan. Dari penerapan teknologi canggih sampai penempatan karya seni untuk memperindah gerbang negara Indonesia ini.

Terminal ini dianggap sebagai terminal terbesar di Indonesia dan pembangungan Terminal 3 baru Soekarno-Hatta membutuhkan waktu 3,5 tahun serta biaya sebesar Rp 7,5 triliun dan dapat menampung 15 juta jiwa pertahun. Terdapat 33 pesawat yang siap sedia di terminal ini. Pesawat juga tidak harus berhenti sampai ke ujung landasan parkir pesawat, sehingga dapat meninimalisir keterlambatan pesawat.

T3 Ultimate memiliki lima lantai dimana lantai paling bawah akan digunakan sebagai terminal kedatangan dan lantai 2 digunakan sebagai terminal keberangkatan. Sementara sisanya akan digunakan sebagai lounge dan sarana perkantoran. Pemerikasaan pertama adalah di dalam terminal. Terdapat 6 gate sebagai pemeriksaan awal dimana di setiap gate ada 24 check in counter. Sanak saudara diperbolehkan ikut masuk sampai Check in kedua. Terdapat exit rapid taxi way untuk kenyamanan pengguna bandara yang memerlukan transportasi keluar. Penginapanpun kini bukan masalah lagi. Di dalam dan di luar terminal juga difasilitasi dengan hotel yang terletak di sisi kanan dan kiri terminal di bagian depan. Sisi kanan dan kiri terminal juga dilengkapi dengan fasilitas parkir bertingkat.

Tema dari Terminal 3 baru Soekarno-Hatta memiliki kesan modern-kontemporer dan artistik. Banyak pengunjung yang membandingkannya dengan bandara Frankfurt di Jerman. Mengingat tinggi bangunan terminal sekitar 50 meter, nantinya para calon penumpang dapat menikmati pemandangan sekeliling Bandara Soetta dari lokasi drop off ataupun di dalam terminal. Desain terminal ultimate 3 merepresentasikan menghubungkan pulau-pulau di Indonesia dan bangunannya mencerminkan atau mengedepankan unsur-unsur budaya. Tak kurang dari 12 seniman yang terlibat dalam mempercantik terminal 3 ini. Kebanyakan adalah seniman-seniman yang namanya kurang dikenal secara domestik namun malah mendapatkan apresiasi di luar negeri.

Selain mengedepankan art and culture, Terminal 3baru Soekarno-Hatta ini juga menggunakan teknologi canggih.  BHS yang digunakan sangat canggih, sehingga sangat minim terjadi kesalahan bagasi. Teknologi ini juga bisa mempercepat alur bagasi ke pesawat. Faktor keamanan pun tidak ketinggalan menggunakan teknologi terkini. Terminal 3 baru Soekarno-Hatta memiliki terknologi yang dapat mendeteksi bom. Terdapat jalur khusus untuk mengatasi masalah keamanan ini, yaitu dengan blanket yang masuk ke dalam tong yang bisa mendeteksi barang bawaan, tidak lagi manual. Sehinga, mengurangi penggunaan SDM untuk menangani bagasi. Terminal 3 Ultimate juga memiliki teknologi yang dapat mendeteksi wajah penumpang dan barang yang tidak berjalan dalam waktu tertentu (misal 5-10 menit belum bergerak ke bagasi). Teknologi eco-friendly juga digunakan. Sebagian bangunan di sisi luar Terminal 3 Ultimate menggunakan kaca eco green yang ramah lingkungan. Juga terdapat teknologi recycle air di toilet untuk kenyamanan di bandara.

Yang lebih menggembirakan lagi, terutama bagi keluarga yang membawa anak, disediakan tempat bermain indoor. Sebidang tempat dengan pagar mainan yang berwarna-warni terlihat ceria dan kids friendly, menarik anak-anak untyuk bermain. Dengan Kids zone ini, anak-anak  yang menunggu tidak akan merasa bosan.  Orang tua yang memiliki anak kecilpun tidak lagi pusing menghibur saat menunggu pesawat.

Terminal Ultimate 3 ini sudah siap beroperasi dan sudah sampai tahap pembersihan. Armada yang beroperasipun nantinya akan lengkap, namun saat ini masih khusus penerbangan domestik armada Garuda. Pada bulan September 2016, Garuda Internasional dan Skyteam akan mulai beroperasi sedangkan armada domestic khusus Garuda saja, lalu pada Maret 2017 semua flight Internasional akan siap beroperasi.

Sumber: finance.detik.combisnis.liputan6.commegapolitan.kompas.com

Advertisements

Author:

Little universe in the big universe having a journey with other universes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s