Posted in Uncategorized

Gas bumi PGN membentang dari Mojokerto – Jombang

Proyek pembangunan pipa gas bumi PGN sebagai energi bersih ke kawasan industri dari Jetis (Mojokerto)-Ploso (Jombang), Jawa Timur, sepanjang sekitar 27 Km sudah tersambungkan. Sejak akhir Mei 2016 pembangunan proyek pipa gas dari Jetis (Mojokerto)-Ploso (Jombang) telah rampung.

Direktur PGN Dilo Seno Widagdo mengatakan, rampungnya pembangunan pipa saluran gas ke kawasan industri di kedua daerah tersebut, menambah panjang pipa gas bumi PGN di seluruh Indonesia sepanjang 7.000 kilometer (Km) atau setara dengan 76% pipa gas bumi hilir di Indonesia. Dari jumlah 7.000 Km pipa gas di Indonesia, lebih dari 10 persennya pipa gas dioperasionalkan di Jawa Timur yakni, Surabaya sepanjang 493 Km, Sidoarjo lebih dari 313 Km dan Pasuruan lebih dari 189 Km. Jumlah tersebut setara dengan 76% pipa gas bumi hilir di seluruh Indonesia. Dilo menerangkan, adanya proyek pipa gas dari Jetis ke Ploso ini semakin menambah pemanfaatan gas bumi yang efisien dan bersih bagi masyarakat maupun industri.

Infrastruktur jaringan pipas gas bumi PGN sebagai energi bersih ini tentu sangat membantu pembangunan dan perekonomian di Mojokerto-Jombang. Terutama dengan pembangunan kawasan industri baru dengan luas 5000 hektar yang telah disiapkan di 5 kota besar di Jawa Timur. Beberapa kota tersebut adalah Gresik, Lamongan, Tuban, Mojokerto, dan Jombang. Pembangunan kawasan industri itu tentu perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai untuk sebuah kawasan industri. Daerah seluas 1.500 hektar dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur, seperti dermaga, jalan dan suplai air, listrik terkait dengan penyediaan air, gas, dan pengolahan limbah, juga pembangunan fisik berupa pelabuhan baru yang digunakan sebagai fasilitas bagi perusahaan-perusahaan untuk aktivitas logistik, distribusi, dan ekspor-impor, serta kawasan permukiman untuk melayani pekerja dan manajer di dalam kawasan industri.

Area Head PGN Sidoarjo-Mojokerto Andaya Endy Saputra menambahkan, pasokan gas dari Jetis-Ploso mencapai hingga 65 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). Keberadaan pipa gas tersebut menjadi peluang bagi investor yang menanamkan investasinya di Mojokerto dan Jombang. Selain itu, saluran gas juga untuk memenuhi kebutuhan usaha komersial hingga rumah tangga di Mojokerto.

Industri di Mojokerto dan Jombang bisa menikmati manfaat besar dengan pasokan gas dari PGN, seperti industri di bidang keramik, food beverage, dan pabrik pakan. Dukungan infrastruktur di Mojokerto dan Jombang terhadap ketersediaan pasokan gas dan harga kompetitif, diharapkan dapat membuka peluang bagi investor untuk mengembangkan usahanya.

 

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi

Sumber: news.detik.comfinance.detik.comnews.ralali.com

Advertisements

Author:

Little universe in the big universe having a journey with other universes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s