Posted in Uncategorized

Peresmian Pemanfaatan Gas Bumi PGN untuk Rusun Marunda

Gas Bumi PGN kali ini merambah ke rusun Marunda di Jakarta Utara. Peresmian pemanfaatan energi baik ini diselenggarakan pada hari Kamis 25 september 2015. Acara ini dihadiri oleh Joko Widodo selaku Gubernur DKI Jakarta saat itu, Direktur Utama PGN Hendi Priyo Santoso, serta jajaran Dirjen Migas  dan warga rusun marunda.

 

Acara dibuka dengan sambutan Kepala Dinas perumahan dan gedung pemda DKI, Kurnia Sari Aziza mengenai rusunawa (Rumah Susun Sederhana Sewa) dan pemasangan pipa PGN di Rusun Marunda. Pemda DKI melalui Dinas Perumahan dan Gedung terus berupaya merealisasikan rusunawan untuk merelokasi warga dari bantaran sungai, rel kereta api, bantaran waduk sehingga sampai tahun 2014, rusunawa yang dikelola, termasuk Rusun Marunda telah tersebar di 20 lokasi dengan 15.000 penghuni. Rusun Marunda sendiri menggunakan energi baik dan telah dipasang 700 unit instalasi pipa gas bumi PGN. Dengan pemasangan pipa gas bumi PGN,  warga rusun Maunda dapat menghemat 40% pengeluaran gas jika dibanding dengan penggunaan tabung gas.

Melalui sesi safety briefing, diperlihatkan bagaimana keamanan dan evakuasi Rusun Marunda telah mengikuti standard keselamatan gedung. Terdapat hidran air di sekitar gedung, tim evakuasi untuk keadaan gawat darurat, latihan tanggap darurat, dan juga master point untuk jalan keluar darurat.

Menurut Dirur PGN Hendi Priyo Santoso, pada tahap awal ini di Rusun Marunda sudah tersambung 700 unit, sedangkan yang sudah siap dialiri gas adalah 285 unit. Pada peresmian ini juga terjadi penandatanganan tiga kerjasama untuk pengelolaan dan pengoperasian jaringan gas bumi untuk energi baik ke rusun marunda antara PGN dengan Dirjen Migas, dan Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, serta Bank DKI terkait pembayaran warga untuk gas bumi melalui Bank DKI.

Kedepannya PGN akan bekerja sama dengan Dirjen Migas dan Dinas Perumahan dan Gedung untuk pengaliran gas bumi PGN ke berbagai rusun lainnya. Rusun-rusun tersebut di antaranya adalah Rusun Tebet Berlian sebanyak 120 rumah, Rusun Tebet Harum sebanyak 320 rumah, Rusun Cinta Kasih sebanyak 582 rumah, Rusun Flamboyan sebanyak 565 rumah, Rusun Sukapura sebanyak 100 rumah, Rusun Tipar Cakung sebanyak 1000 rumah, Rusun Manis Jaya sebanyak 382 rumah, Rusun Menteng Asri sebanyak 320 rumah, Rusun Suci sebanyak 1.555 rumah, Rusun TNI Angkatan Laut sebanyak 95 rumah.

PGN memiliki rencana besar untuk membangun  sendiri jaringan gas untuk rumah tangga. Ekspansi PGN akan mencakup semua jenis kebutuhan gas bumi, baik rumah tangga sampai mall. Program nasional PGN Sayang Ibu adalah salah satu contoh komitmen PGN yang bertujuan untuk menambah jaringan gas bumi rumah tangga di berbagai wilayah Indonesia sampai 1 juta jaringan.

Acara peresmian kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari gubernur DKI saat itu, yaitu Joko Widodo, yang meminta 4 orang warga Rusun Marunda yang sudah menikmati aliran gas PGN untuk maju. Beliau menanyakan pengeluaran untuk tabung gas per bulan, yang dijawab dengan nilai nominal antara 40 sampai 60 ribu Rupiah. Beliau kemudian membandingkan dengan pengeluaran gas PGN untuk satu keluarga yang hanya berkisar antara 15 sampai 30 ribu Rupiah saja. Selain lebih murah, gas PGN juga lebih aman. Kompor juga diberikan secara gratis oleh PGN. Masing-masing warga yang maju mendapatkan hadiah sepeda dan terlihat sangat senang. Acara kemudian dilanjutkan dengan tur berkeliling Rusun Marunda. Dalam kesempatan ini diberikan juga kesempatan untuk melihat keterangan sistematika jaringan pipa distribusi gas DKI Jakarta.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab spontan dimana Jokowi lebih lanjut mendukung pengembangan jaringan gas PGN yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi secara lebih besar. Dengan gas PGN, produksi barang kebutuhan bisa menjadi lebih murah dan lebih ekonomis, harga dan kualitas juga lebih kompetitif. Beliau juga menekankan bahwa keamanan gas PGN sangat terjaga bahkan lebih dari gas tabung. Pertimbangan utama adalah pembangunan infrastruktur pipa utama yang membutuhkan biaya paling besar. Pipa utama ini akan dibangun oleh Dirjen Migas dan kemudian akan dikelola oleh PGN bersama Pemerintah Provinsi. Faktor yang paling menarik dan penting dari gas bumi PGN adalah, bahwa sumber daya ini tidak perlu di-import, bandingkan dengan BBM yang harus import. Jokowi sebagai gubernur DKI saat itu dan presiden terpilih Indonesia menyatakan dukungannya secara nasional.

Dirut Utama PGN, Hendi Priyo Santoso juga menjelaskan bahwa sistem pemakaian gas PGN bagi pengguna sangatlah mudah. Hanya dengan berlangganan gas PGN, maka gas akan mengalir secara otomatis. Pembayaranpun kini dapat dilakukan secara online. Pengeluaran rumah tangga bisa menjadi lebih hemat karena satu keluarga rata-rata hanya akan megeluarkan di bawah 30 ribu Rupiah. Keamanan gas PGN juga lebih bagus karena gasnya memiliki berat jenis lebih ringan sehingga lebih mudah menguap di udara, jadi tidak ada ketakutan untuk bocor. Sedangkan pada tabung LPG, gas dapat mengendap di bawah.

Saya pribadi berharap agar pemerintah  dapat mendukung penuh pembangunan jaringan gas bumi PGN. Sesuai dengan apa yang dinyatakan Presiden Joko Widodo, bahwa investasi untuk pembangunan pipa besar utama adalah pertimbangan utama saat ini, hal pertama yang harus dilaksanakan dengan investasi paling besar. Akan sangat berat jika harus dilakukan PGN seorang diri. Pemerintah harus menyadari pentingnya pemanfaatan gas bumi yang digalangi oleh PGN ini dan mulai membangun.

 

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Sinergi

Sumber: Youtube

Advertisements

Author:

Little universe in the big universe having a journey with other universes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s