Posted in Uncategorized

Kisah Karina dan Gas Bumi PGN

Saya pernah menulis tentang salah satu sahabat saya bernama Karina yang telah merasakan manfaat Gas Bumi PGN. Karina adalah salah satu teman wanita saya, yang telah mendapatkan keuntungan dari gas bumi PGN. Pada Hari Kartini tanggal 22 April 2016 kemarin, saya teringat kembali dengan teman saya tersebut. Ia kembali merasakan manfaat dari menggunakan gas bumi PGN sebagai salah satu upaya untuk mencapai impiannya. Kisahnya dalam mencapai impiannya sambil tetap membantu keluarga menginspirasi saya untuk menulis artikel ini.

Untuk mengingatkan tentang kisahnya, sudah 10 tahun lebih Karina sebagai warga Perumnas Klender-Jakarta Timur menikmati program PT. PGN untuk jaringan pipa gas bumi untuk sektor rumah tangga. Fasilitas ini merupakan jaringan gas rumah tangga yang dapat diakses oleh tiap rumah yang masuk kedalam wilayah jaringan pipa gas tersebut. Sehingga tiap rumah dapat mengakses distribusi gas alam tanpa harus membeli isi ulang tabung gas lagi. Teman saya tersebut menunjukkan pipa gas yang tersambung dari kompor gasnya ke jaringan gas yang memungkinkan rumahnya selalu mendapatkan pasokan gas. Keluarganya hanya perlu membayar biaya gas tiap bulannya. Teman saya tersebut memastikan bahwa keluarganya sudah lama memakai gas PGN dan terbukti aman serta murah. Mungkin saat itu saya adalah salah satu dari banyak orang yang belum mendapatkan informasi yang cukup. Karina, teman saya tersebut yang juga merupakan warga Perumnas Klender mengakui kepraktisan dan faktor ekonomis dari penggunaan gas alam PT. PGN ini. “Sejak pakai gas nasional, persediaan gas selalu ada dan mencukupi. Biaya yang dikeluarkan setiap bulannya lebih murah dari memakai gas tabung.” ujarnya. Dia bahkan menyarankan saya untuk menggunakan gas bumi PGN tersebut.

Kini, manfaat gas bumi PGN lebih terasa lagi untuk Karina dan keluarganya. Sudah beberapa bulan ini teman saya tersebut memutuskan untuk kembali ke rumahnya di Jakarta untuk memulai karir sebagai penerjemah berbasis rumah. Ia ingin memantapkan cita-citanya menjadi penerjemah serta bisa tinggal di rumah untuk menjaga ayahnya. Bukan hal yang mudah bagi siapapun yang ingin memulai karir pada bidang kerja yang baru. Hal yang sama dirasakan oleh teman saya tersebut.

Dengan berhenti bekerja, otomatis jatah anggaran biaya rumah dari teman saya tersebut terhenti. Untuk berhemat, teman saya tersebut mulai rutin memasak santapan keluarga di rumah. Menurutnya, semua anggota keluarganya seringkali harus membeli makan di luar karena jarak antara rumah dan tempat kerja sangat jauh. Mereka berangkat dari dini hari dan pulang larut malam. Hal ini tentu saja menghabiskan biaya yang tidak perlu. Dengan memasak makanan bagi keluarganya yang bekerja, otomatis pengeluaran rumah tangga menjadi berkurang cukup signifikan.

Ketika ia mulai mengatur anggaran makan keluarganya tersebut, teman saya baru menyadari betapa murahnya biaya masak dengan gas bumi PGN dibandingkan dengan membeli di luar. Sekalipun dibandingkan dengan harga makanan di Jogjakarta, dimana sebelumnya Ia bekerja. Uang tabungannyapun dapat bertahan cukup lama, sampai Ia mulai dapat membangun karirnya di bidang penerjemahan.

Kini teman saya sudah nyaman dengan karirnya sebagai penerjemah di rumah. Ia juga dapat dengan tenang menjaga ayahnya yang biasanya sendirian jika tanpa kehadirannya di rumah. Walaupun Ia tidak harus berhemat lagi, namun teman saya tersebut tetap meneruskan memasak makanan bagi keluarganya.  Manfaat gas bumi PGN benar-benar dapat Ia rasakan.

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs Si-Nergi.

Sumber: dream.co.id

Advertisements

Author:

Little universe in the big universe having a journey with other universes.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s